October 29, 2009
Subdomain with lighttpd
Untuk membuat subdomain pada lighttpd cukup tambahkan script ini ada /etc/lighttpd/lighttpd.conf
$HTTP["host"] =~ "www.mydomain.info" {
$HTTP["host"] =~ "mydomain.info" {server.document-root =
"/home/mydomain/www"server.errorlog =
"/var/log/lighttpd/mydomain.info/error.log"accesslog.filename =
"/var/log/lighttpd/mydomain.info/access.log"}
$HTTP["host"] =~ "www.forums.mydomain.info" {server.document-root =
"/home/mydomain/subdomains/forums"server.errorlog =
"/var/log/lighttpd/forums.mydomain.info/error.log"accesslog.filename =
"/var/log/lighttpd/forums.mydomain.info/access.log"}
setelah itu restart service lighttpd anda, dan coba untuk browse kembali dengan nama subdomain baru.
Monitoring Squid with Sqstat
Memonitor access proxy server sangat di perlukan bagi para admin jaringan, bagitu pula anda saat ini menjadi administrator jaringan di sebuah warnet, instansi pemerintah, istitusi pendidikan maupun di sebuah RTRWNET. Jika anda mempercayakan squid sebagai proxy server anda, maka anda perlu menginstall program khusus untuk memonitor access pada proxy server anda.
Asumsi bahwa anda sudah memiliki proxy server yang sudah berjalan dengan baik & webserver yang juga sudah berjalan dengan baik. Sofware memonitoring access squid secara realtime ini bernama sqstat.
1.Download paket sqstat :
root@squid# wget http://samm.kiev.ua/sqstat/sqstat-1.20.tar.gz
2.Extract paket sqstat yg sudah kita download tadi :
root@squid# tar -zxvf sqstat-1.20.tar.gz
3.Pindahkan directory hasil extract tadi ke dalam path directory webserver
anda:
root@squid# mv sqstat-1.20 /var/www/html/sqstat
4.Konfig file config.inc.php di dalam directory sqstat
root@squid# cd /var/www/html/sqstat
root@squid:/var/wwww/sqstat# mv config.inc.php.defaults config.inc.php
root@squid:/var/wwww/sqstat# vi config.inc.php
ganti baris berikut
DEFINE("SQSTAT_SHOWLEN",60); menjadi
DEFINE("SQSTAT_SHOWLEN",100);
lalu simpan konfignya.
5.Edit Konfigurasi squid anda
root@squid:/var/wwww/sqstat# vi /usr/local/squid/etc/squid.conf
tambahkan baris berikut pada konfig squid anda:
acl manager proto cache_object
acl webserver src 192.68.1.1/255.255.255.240 ##Sesuaikan dengan ip webserver anda
http_access allow manager webserver
http_access deny manager
lalu simpan konfig anda.
6.Nah anda sudah selesai menginstall sqstat, sekarang tinggal di coba saja, buka
browser anda lalu akses http://localhost/sqstat/sqstat.php
October 28, 2009
.htaccess on lighttpd
Autentifikasi direktori web server berfungsi apabila anda akan memproteksi suatu direktori di dalam web server agar user yang dapat membukanya hanya yang mempunyai hak akses, disini misal saya akan membatasi akses direktori http://server.com/tes dan saya disini mengunakan lighttpd sebagai web servernya, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: pertama anda edit konfigurasi lighttpd anda
sudo vim /etc/lighttpd/lighttpd.conf
tambahkan modul untuk autentifikasi pada bagian modul yaitu dengan menambahkan baris
"mod_auth"
tambahkan baris konfigurasi selanjutnya untuk mode autentifikasinya
auth.backend = "htdigest"
auth.backend.htdigest.userfile = "/etc/lighttpd/.lightpasswd"
auth.debug = 2
kemudian tambahkan beris konfigurasi selanjutnya untuk membatasi direktori yang akan di batasi aksesnya
auth.require = ( "/tes/" =>
(
"method" => "digest",
"realm" => "Authorized users only",
"require" => "valid-user"
)
)
hingga baris konfigurasi lighttpd akan menjadi seperti berikut
auth.backend = "htdigest"
auth.backend.htdigest.userfile = "/etc/lighttpd/.lightpasswd"
auth.debug = 2
auth.require = ( "/tes/" =>
(
"method" => "digest",
"realm" => "Authorized users only",
"require" => "valid-user"
)
)
dan pada bagian modul akan menjadi seperti berikut
server.modules = (
"mod_access",
"mod_alias",
"mod_accesslog",
"mod_rewrite",
"mod_status",
"mod_evhost",
"mod_cgi",
"mod_flv_streaming",
"mod_fastcgi",
"mod_userdir",
"mod_auth"
)
kemudian buat user yang akan kita izinkan untuk mengakses direktori dengan perintah berikut
sudo htdigest -c /etc/lighttpd/.lightpasswd ‘Authorized users only’ admin
isikan paswordnya dan kemudian terakhir untuk menerapkan konfigurasinya restart lighttpd
/etc/rc.d/rc.lighttpd restart
October 9, 2009
Including php on lighttpd
lighttpd is a fast, secure, and flexible webserver. It is optimized
for high-performance environments, and provides an extensive feature
set, including FastCGI, CGI, Auth, output compression, and URL
rewriting support.
By default, this package uses the "lighttpd" user and group to run
lighttpd as a unpriviliged process. The script will exit if these
do not exist on this machine. We recommend using the following
UID and GID as they do not conflict with any stock Slackware users
and groups, nor with any added by other slackbuilds.org scripts.
lighttpd
========
User: lighttpd UID: 208 GID: 208
Group: lighttpd GID: 208
September 8, 2009
lighttpd on slackware
Untuk mengaktifkan webserver pada slackware biasanya sudah di sertakan paket apache, namun terkadang untuk hardware yang kurang kinerja apache gak terlalu bagus alias makan banyak resource memori. Maka dari itu kita coba alternatif pengganti apache ya itu lighttpd. lighttpd sebagai pengganti apache lumayan ringan dan gak banyak makan resource memori karena proses child yang aktif cuman 1 tidak seperti apache yang defaultnya menjalankan beberapa proses child, sehingga hal itu akan membebani kinerja server yang cukup berat dengan hardware yang tidak mendukung.
Untuk langkah installasi lighttpd pada slackware :
August 1, 2009
Ukuran maksimum cache-swap (eksperimen)
Tampaknya pengetahuan saya ttg ukuran maksimum cache-swap Squid sudah kedaluarsa. Acuan saya yg utk hardisk IDE dg buffer 512 ~ 1 MB yg saya pahami hingga batasan ‘aman’ hanya sampai 12GB saja. Tetapi dg keluarnya banyak hardisk berkecepatan tinggi, SATA atau SCSI, 8/16MB buffer yg berukuran hingga 320GB harus dicermati ulang. Stl saya telaah ulang lagi (pas kebenaran ada waktu luang dikit nih, he he he …), faktor2 karakteristik penting antara lain:
1. kecepatan mekanis gerak kepala, i.e. random seek time
2. raw (unbufferred) read/write speed
3. bufferred/cached read/write speed
4. ukuran partisi yg diuji
dg mempergunakan parameter2 Squid, misalnya,
1. ukuran rerata cached obyek (13KB default, obyek ukuran besar akan dipotong2 mjd ukuran ini)
2. ukuran maksimum obyek di-cache (8MB default juga)
3. jumlah maksimum akses user simultan
Jelas kita ketahui bahwa secara logika, semakin besar cache swap maka akan semakin hemat pula penggunaan bandwidth, hanya saja jika ternyata hardisk kurang cepat malah akan mengakibatkan kelambatan user akses. Sekali lagi tujuannya adalah mencari titik optimal antara kecepatan akses user vs penghematan bandwidth.

