October 19, 2007
Membakar Kenangan
Sulitnya membakar kenangan yang telah di lalui manis pahit dan segudang rasa lainnya ada pokoknya kayak permen nano-nano deh. Di antara kesemuanya itu ada yang berkesan dan yang berkesan adalah di saat kita jumpa dengan orang yang kita sayang’i dan menjadi bagian dari kehidupan kita. Pun ada pula kenangan yang menyakitkan adalah saat Orang yang kita sayangi dan kita cintai itu ternyata menghianati kita dan mencampakan kita begitu saja.
Di antara ke sekian tempat dan kehidupan yang berbeda, satu yang paling pasti adalah kita akan mati ?
Tapi hal itu kita tidak tau dan kita akan terus menunggu untuk itu selama kita ada dalam kehidupan.
"Ngawulo ing Jeron’ing Alas"
October 10, 2007
October 6, 2007
night
Quiet of night makes my soul peace, night wind blowing wins my mind, quiet night makes stable me of I.
I hope in a moment there are girl accompanying in when my fantacy, in when my quiet night and in my calmness.
until night later
October 5, 2007
Tancapkan Ingatan Di Otak Ku
Banyak kenangan yang berlalu hilang dari ingatan seperti di terjang debuu. berlalu bagai angin yang menyapu bumi. Semuanya begitu cepat berlalu di alam yang bernama bumi ini, dan tanpa aku sadari segalanya cepat sekali berubah sampe tak mampu otak ku untuk mengingat kejadian 2 tahun atau 1 tahun silam semua terasa bagai menulis di air.
Aku dan mungkin masih banyak manusia lain yang mengalami hal sama di saat ini. Tidak terasa memang waktu telah banyak mengelabui mereka ternyata apa yg di namakan waktu sangat menakutkan atau mungkin bahkan bisa menyenangkan. Penilaian dan persepsi berbeda di lontarkan banyak orang ada yang merasa senang dan ada yang merasa sedih, aku berada di antara dua hal itu di mana ada sedih dan senang. Hampa memang hidup tanpa masalalu dan hambar hidup tanpa memoris.
Banyak juga kesalahan - kesalahan yang belum sempat kita perbaiki, mungkin bukan "ngak sempat" lebih tepatnya kita terlalu di sibukkan oleh pekerjaan yang banyak menyita waktu sehingga kita merasa tidak bisa sempat atau mana sempat. padahal memperbaiki kesalahan itu adalah sama dengan kita menebus dosa. kalo dosa semakin kita tumpuk bukannya tambah berwibawa seseorang melainkan dia akan terasa bodoh menilai diri sendiri dalam hati terkecilnya selalu berkaca begitu bodohnya aku sampe sedini ini belum bisa memperbaiki kesalahan².
Hal yang sama mungkin juga di rasakan berjuta orang di luar sana tapi mereka malu untuk mengakui hal itu. Hal tersebut yang kucoba untuk atas sekarang dan sudah menjadi tantangan terberat dalam hidup ku.
Keep Smile

